Ekspor Barang Dengan Mudah Dan Aman bagi pemula

Ekspor Barang Dengan Mudah Dan Aman bagi pemula

nandemo-america.com – Mengembangkan bisnis yang dirintis hingga luar negeri adalah idaman dari setiap pengusaha. Salah satunya adalah dengan melakukan ekspor. Bagi Anda yang belum berpengalaman, Anda harus mengetahui terlebih dahulu cara ekspor barang agar nantinya sesuai dengan prosedur, aman dan lebih mudah. 

Tata Cara Dalam Mengirim Barang ke Luar Negeri

Berikut ini adalah dasar-dasar dan cara menjadi eksportir pemula yang harus Anda ketahui: 

1. Membuat Surat Kontrak Penjualan

Sales Contract Process merupakan dokumen yang memuat persetujuan bagi eksportir dan importir dalam hal jual beli. Isi dokumen tersebut antara lain adalah harga, syarat pembayaran, mutu, jumlah, asuransi dan cara pengiriman. Dokumen kontrak ini sangat penting agar nantinya transaksi jelas dan tidak ada pihak yang dirugikan. 

Proses pertamanaya adalah promosi ke pembeli yang ada di luar negeri. Berikutnya pihak pembeli harus mengirimkan surat permintaan tentang barang yang akan dibeli berisikan mutu, harga, deskripsi dan waktu kirim. Berikutnya penjual harus menanggapinya dengan mengirimkan offer sheet. Langkah terakhirnya adalah pihak pembeli mengirimkan order sheet. 

2. L/C Opening Process

Selanjutnya importir akan meminta surat jaminan dari uang yang akan dibayarkan pada pihak eksportir. Biasanya surat ini dikenal dengan letter of credit (L/C) dan dikeluarkan oleh bank devisa. Jumlah uangnya tentu saja akan sesuai dengan kesepakatan yang dibuat dalam sales contract. 

Selanjutnya advising bank yang memiliki jaringan dengan bank devisa di negara eksportir akan memeriksa sah atau tidaknya letter of credit dari calon importir. Apabila sudah sesuai dan benar, pihaknya akan mengirimkan L/C untuk dijadikan jamainan barang yang akan diekspor. 

3. Cargo Shipment Process

Hal selanjutnya yang harus dipikirkan adalah pengiriman barangnya. Mengenai pengiriman, transportasi yang digunakan tentu saja sesuai dengan kesepakatan yang sudah tertera. Tahapan berikutnya calon eksportir harus membuat PEB  melalui kantor bea cukai. 

Jangan lupa juga Anda sebagai eksportir harus membayar pajak tambahan melalui advising bank. Setelah urusan selesai, perusahaan pengiriman akan memuat barang beserta penyerahan dokumen bukti pengiriman.

4. Shipping Document Negotiation Process

Selanjutnya pihak pengekspor akan mengambil uang yang sudah dibayarkan importir melalui bank. Untuk mengambilnya, eksportir harus memiliki dokumen bukti pengiriman yang dikeluarkan oleh perusahaan pengiriman. 

Selain itu eksportir juga membutuhkan dokumen pendukung lain seperti packing list, invoice, surat keterangan negara asal dan lain-lain. Semua akan diperiksa dengan teliti sehingga Anda harus menyiapkannya sedetail mungkin. Selanjutnya Anda sebagai eksportir dapat mengambil uang dari importir yang sudah dikirimkan. 

Baca Juga : Tutorial Menghapus Cache di Google Chrome dengan Mudah

Nah, inilah 4 metode dasar yang harus Anda kuasai. Pastikan semua dokumen penting selalu Anda kumpulkan di tempat khusus agar nantinya tidak akan menghambat kegiatan jual beli Anda. 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *